Akhir Pekan di Gets Hotel Semarang

Semarang merupakan ibukota Jawa Tengah, kota metropolis yang wajib dikunjungi dengan banyak keajaiban alam dan sejarah dan dengan budaya yang heterogen.
Dari obyek wisata Masjid Agung, Gereja Bleduk, Kelenteng Tay Kak Sie hingga Museum Jamu Njonja Meneer cocok menjadi aktivitas akhir pekan anda. Juga dengan wisata kuliner yang terkenalnya Lumpia Semarang yang wajib dicicipi saat mengunjungi kota ini.
Tidak usah khawatir, selama anda menginap di Gets Hotel Semarang karena dekat dengan pusat wisata dan juga kulinernya.
Gets Hotel Semarang adalah Hotel bintang 4 yang terletak di Jl. MT. Haryono No. 312 – 316. Mempunyai 170 kamar dan fasilitas yang cukup lengkap dari Kolam renang, Gym Center, Restaurant, Cafe & Lounge, dan lain-lain.
Check http://getshotel.id for more information

Legendaris Nasi Ayam Semarang

Jika Solo mempunyai nasi liwet, ternyata Semarang juga punya kuliner serupa tetapi sedikit berbeda. Hidangan ini dikenal dengan nama nasi ayam.

Bila nasi liwet Solo menggunakan kuah areh, hidangan ini menggunakan kuah opor berwarna kuning. Selain itu, rasa sayur labunya lebih manis. Kuliner nasi ayam ini cukup mudah ditemukan di Semarang pada malam hari. Biasa dujual di pusat kuliner, hingga tenda sederhana pinggir jalan.

Bagi anda pengunjung Semarang yang berasal dari luar kota, menginaplah di Gets Hotel Semarang. Karena lokasi Gets Hotel Semarang berada di Jl. MT. Haryono atau yang lebih sering dikenal dengan Jl. Mataram ini merupakan pusat kuliner.

Anda bisa menemukan Nasi ayam terenak di Semarang hanya dengan berjalan kaki dari Hotel. Selain itu, bila anda menginap, tentu akan mendapat kan fasilitas sarapan untuk 2 orang dimana salah satu menu sarapan kami adalah nasi ayam.  Menarik bukan?

Check http://getshotel.id for more information

 

Rayakan Moment anda dengan Romantic Dinner

Romance adalah perasaan ekspresif dan menyenangkan dari ketertarikan emosional terhadap orang lain. Saya pikir penting untuk memiliki perasaan romantis dalam hubungan apa pun, dengan mengirimkan surat cinta atau membuat momen spesial sekali dalam hidup Anda.

Bagaimana kalau makan malam romantis?

Bingung mencari tempat yang indah untuk makan malam romantis bersama kekasih tercinta? Kunjungi Gets Hotel Semarang untuk melihat lokasi terbaik untuk moment terindah anda.

Anda dapat menempatkan meja Anda di dekat kolam renang atau jika Anda ingin makan malam romantis di area dalam ruangan Anda bisa meletakkannya di restoran kami.

Gets Hotel Semarang menawarkan paket makan malam romantis dengan harga Rp 400.000 nett / 2 orang untuk membuat momen romantis Anda.

Kami melayani Anda dari Appetizer hingga Dessert dan Dekorasi yang indah. Buat kekasihmu juga merasa istimewa di saat hari spesialanda. Kamu tunggu apa lagi?

 

Check http://getshotel.id for more information

 

Poncol Express di Gets Hotel Semarang

Poncol Express merupakan minuman tidak beralkohol berbahan dasar kopi. Minuman ini memiliki rasa unik karena memakasi kopi espresso, kayu manis, dan serai.

Poncol Expresso ini bisa ditemui di Mag Pie Cafe – Gets Hotel Semarang. Selain bahannya mudah, minuman ini punya yang segar dengan rasa kayu manisnya.

Hanya dengan harga IDR 25.000, anda bisa menikmati minuman ini di selang waktu yang sibuk untuk sekedar menyegarkan pikiran. Dibuat oleh bartender kami yang ahli, Gets Hotel mempersembahkan minuman unik yang hanya anda temui di Gets Hotel Semarang.

Check http://getshotel.id for more information

 

 

Batik Semarangan

Batik Semarangan Sebenarnya di jaman dulu sempat populer, dan sempat pula tenggelam dan hampir punah.

Alhamdulillah berkat kejelian Pemerintah kota Semarang, pada tahun 2005 Batik Semarangan mulai di digiatkan dan dihidupkan lagi sentra-sentra batik yang pada masa jayanya pernah diporak-porandakan oleh Pemerintah Kolonial Belanda dan pada Massa kependudukan Tentara Jepang pada saat terjadinya Pertempuran 5 Hari di Semarang.

Sejarah Batik Semarangan.
Tan Kong Tien seorang putera tuan tanah Tan Siauw Liem, yang merupakan salah seorang menantu Sri Sultan Hamengkubuwono III yang menikah dengan RA Dinartiningsih.
Tan Kong Tien memiliki keahlian membatik yang ditularkan dari isterinya RA Dinartiningsih dengan ulet dan gigihnya dia bisa mengembangkan usahanya dan mempunyai perusahaan yang bernama Batikkerij Tan Kong Tien mendapatkan hak atas monopoli batik di Jawa Tengah dan perusahannya ini kemudian diteruskan oleh Petrinya yang bernama R.Ng. Sri Murdijanti hingga tahun 1970.
Dari dokumen Pemerintahan Kolonial Belanda, pada tahun 1919 – 1925 sentra batik di Semarang sangat berkembang, faktor krisis yang menyebabkan sulitnya bahan sandang juga faktor penyebab perkembangannya begitu cepat.
Yang lebih unik lagi, para pengrajin Batik Semarangan tidak pernah membakukan motif batik karyanya, tidak seperti pengrajin kota Solo, Joga dan Pekalongan. Sebagai Masyarakat yang tinggal di Pesisir Utara pulau jawa, sudah menjadi kebiasaan untuk membatik dengan motif naturalis.
Berbeda dengan pembatik dari Jogja, Solo dan Pekalongan yang memiliki motif Batik pakem dari Kraton.

Produk yang dihasilkan oleh pengrajin Batik Semarangan berupa : selendang, dasi dan topi. Dan hingga kini belum dikenal proses cap atau printing untuk pembuatan Batik Semarangan ini.

Seusuai Bahasan di atas, bahwa Batik Semarang pada umumnya desainnya Naturalis, maka Bog Semarangan akan memberi contoh desain atau motif Batik Semarangan.

Check www.getshotel.id for more information